Berikut adalah 10 tahapan yang harus diperhatikan agar mendapatkan rumah bekas yang layak dan menguntungkan, dimana Anda dapat mencari iklan misalnya melalui klikjual.
Sebelum mulai mencari rumah, Anda perlu menetapkan kriteria yang sesuai dengan kebutuhan serta menyesuaikan dengan kondisi finansial.
✅ Kebutuhan rumah:
Jumlah kamar tidur dan kamar mandi
Luas tanah dan bangunan
Dekat dengan fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit, pusat perbelanjaan
Akses transportasi dan lingkungan sekitar
✅ Tentukan anggaran:
Sesuaikan dengan dana yang tersedia atau opsi Kredit Pemilikan Rumah (KPR)
Hitung biaya tambahan seperti pajak, notaris, dan biaya renovasi
Dengan menentukan kebutuhan dan anggaran sejak awal, Anda bisa mempersempit pilihan dan menghindari pembelian yang tidak sesuai.
Sebelum membeli, bandingkan harga rumah di lokasi yang Anda incar untuk mengetahui harga pasaran.
Cara melakukan riset harga:
Bandingkan harga rumah dengan spesifikasi serupa di daerah yang sama
Cek iklan properti di berbagai platform online dan offline
Konsultasikan dengan agen properti atau masyarakat sekitar
Jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan. Jika harga jauh di bawah pasaran, pastikan tidak ada masalah tersembunyi seperti sengketa tanah atau bangunan yang rusak.
Lokasi rumah akan sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan nilai investasi properti di masa depan.
Kriteria lokasi yang baik:
Dekat dengan fasilitas umum (pasar, sekolah, rumah sakit, transportasi)
Bebas banjir dan memiliki sistem drainase yang baik
Tidak berada di area yang rawan kejahatan
Pastikan untuk mengunjungi lokasi rumah pada waktu yang berbeda (pagi, siang, malam) untuk melihat kondisi lingkungan secara keseluruhan.
Salah satu aspek paling penting adalah memastikan rumah memiliki dokumen resmi yang sah.
Dokumen yang perlu diperiksa:
Sertifikat Hak Milik (SHM) atau Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) → Pastikan kepemilikan tanah dan bangunan sah
Izin Mendirikan Bangunan (IMB) → Bukti bahwa rumah dibangun sesuai peraturan
Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) → Pastikan pajak properti sudah lunas
Status rumah (tidak dalam sengketa)
Jika perlu, gunakan jasa notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) untuk memverifikasi keabsahan dokumen.
Jangan hanya menilai rumah dari tampilan luarnya saja. Pastikan kondisi bangunan masih layak huni dan tidak membutuhkan renovasi besar yang akan membebani Anda.
Hal yang perlu diperiksa:
Struktur bangunan (dinding, atap, lantai) → Cek apakah ada retakan atau kebocoran
Instalasi listrik dan air → Pastikan sistemnya masih berfungsi dengan baik
Ventilasi dan pencahayaan → Rumah yang sehat memiliki sirkulasi udara yang baik
Potensi serangan rayap atau jamur
Jika tidak yakin, gunakan jasa arsitek atau inspektur bangunan untuk melakukan pengecekan lebih mendalam.
Mengetahui latar belakang rumah sangat penting untuk menghindari masalah di kemudian hari.
Hal yang perlu ditanyakan:
Siapa pemilik rumah sebelumnya? Apakah rumah sering berpindah tangan dalam waktu singkat?
Mengapa rumah dijual? (Misalnya: pindah kerja, kebutuhan dana, atau ada masalah dengan rumah)
Apakah ada sejarah renovasi atau perbaikan besar sebelumnya?
Informasi ini bisa membantu Anda dalam menentukan apakah rumah layak dibeli atau tidak.
Selain harga rumah, ada berbagai biaya lain yang perlu diperhitungkan agar tidak membebani keuangan Anda.
Biaya yang perlu disiapkan:
Biaya notaris dan balik nama sertifikat
Pajak Pembeli (BPHTB – Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan)
Biaya administrasi KPR (jika menggunakan kredit bank)
Biaya renovasi atau perbaikan rumah sebelum dihuni
Dengan menghitung semua biaya sejak awal, Anda bisa menghindari kejutan biaya tak terduga di kemudian hari.
Jangan ragu untuk menawar harga rumah, terutama jika Anda menemukan kekurangan dalam kondisi bangunan.
Tips negosiasi yang efektif:
Gunakan hasil riset harga pasar sebagai referensi
Jelaskan temuan dari hasil inspeksi rumah sebagai alasan untuk menawar lebih rendah
Jika penjual enggan menurunkan harga, mintalah tambahan fasilitas seperti perbaikan sebelum pembelian
Negosiasi yang baik bisa menghemat biaya dan memberikan keuntungan lebih dalam transaksi.
Jika Anda kurang berpengalaman dalam membeli properti, sebaiknya gunakan bantuan profesional.
Jasa yang bisa membantu Anda:
Agen properti → Membantu mencari rumah sesuai kebutuhan
Notaris/PPAT → Memastikan legalitas dokumen dan mengurus akta jual beli
Inspektur bangunan → Memeriksa kondisi rumah sebelum pembelian
Menggunakan jasa profesional memang menambah biaya, tetapi bisa menghindarkan Anda dari masalah besar di kemudian hari.
Setelah harga disepakati, pastikan semua transaksi dilakukan secara legal dan resmi.
Langkah-langkah terakhir:
Buat surat perjanjian jual beli yang ditandatangani kedua belah pihak dan disaksikan notaris
Gunakan metode pembayaran yang aman → Hindari pembayaran tunai tanpa bukti resmi
Lakukan balik nama sertifikat tanah dan bangunan di Badan Pertanahan Nasional (BPN)
Jangan pernah melakukan transaksi tanpa dokumen yang sah agar terhindar dari risiko hukum di masa depan.
Membeli rumah bekas bisa menjadi investasi yang menguntungkan jika dilakukan dengan cermat. Dengan mengikuti 10 tahapan di atas, Anda bisa memastikan rumah yang dibeli memiliki legalitas yang jelas, kondisi bangunan yang layak, dan harga yang sesuai anggaran.
Selamat berburu rumah impian dan semoga mendapatkan hunian terbaik!
Comments